Langsung ke konten utama

6 Cara Sederhana Menagajarkan Anak Disiplin Sejak Dini, Simak yukkk...

Jendela Arlian - Apa kabar hari ini Bunda....
Salam hangat untuk si kecil nya Bunda ya, Pastinya semakin hari semakin hebat dan membanggakan ya...
Mempunyai anak anak yang mandiri, supel dan Disiplin adalah suatu hal yang membanggakan tapi tentu saja hal tersebut butuh proses panjang yang menguras emosi, tapi sebanding jika kita melihat tumbuh kembang mereka yang optimal dan sesuai harapan kita.


Misalnya tentang kedisiplinan diri anak, Banyak mengira mengajarkan disiplin anak itu sulit, tapi ternyata tidak seperti itu lho Bund...
Dan disiplin itu tidak tiba tiba muncul dengan sendirinya ketika anak sudah paham tapi dengan ketaletanan dan kesabaran serta doa yang paling penting, kita bisa membuat anak anak kita disiplin sejak dini.


Kompak dengan pasangan dalam mendisiplin anak penting karena anak harus tahu aturan yang ditetapkan oleh orang tuanya. Kelak, disiplin yang diajarkan di rumah akan menjadi jembatan untuk bisa mengikuti disiplin di sekolah. 

Bisa dimulai dari yang sederhana dulu yang terpenting konsisten dengan aturan yang dibuat. Jadi konsistensi Ayah dan Bunda itu penting untuk menerapkan adanya batasan, karena akan lebih mudah bagi anak untuk mendisiplinkan diri bila tetap berada dalam batasan. 

Anak perlu tahu, ada batasan yang tidak boleh ia lewati, ada aturan yang harus ia ikuti. Ini juga nanti akan berdampak ketika anak mulai memasuki lingkungan sekolah. Dengan adanya aturan, anak juga akan merasakan adanya kepastian, dan ini akan memberikan rasa aman dan nyaman. Selain penerapan aturan konsisten, tentu diperlukan juga langkah-langkah disiplin lainnya yang pas untuk anak sesuai usianya. 


Berikut di antaranya:

SD Wonotingal Semarang Jawa Tengah
Lapangan SD Wonotingal 01 Semarang 



1. AJARI ANAK UNTUK DATANG KETIKA MEREKA DIPANGGIL

Ketika orang tua memanggil anak, anak yang seharusnya tidak berteriak, “Apa?” dari semua tempat di seluruh rumah, tempat parkir atau taman bermain. Ajari mereka untuk datang kepada orangtua, mendekat untuk melakukan dialog dengan orang tua. Ini membantu anak-anak belajar bahwa displin kadang-kadang berarti bahwa kita harus menyerah dari apa yang kita ingin lakukan untuk melakukan sesuatu yang lain.


2. TIME - OUT 

Prinsipnya adalah menghentikan atau mengeluarkan anak dari satu aktivitasnya karena harus melakukan aktivitas lain yang lebih penting, Jadi ketika anak akan melakukan sesuatu aktivitas sebelumnya buat persetujuan dengan anak berapa lama waktu yang akan ia butuhkan untuk melakukan aktivitas tersebut sebelum akhirnya akan melakukan aktivitas penting lainnya.


Misalnya anak anak akan bermain disore hari dengan teman temannya, pertama tama batasi dulu waktu yang akan mereka gunakan untuk bermain, tentu saja dengan persetujuan kedua belah pihak yaitu orang tua dan anak, dengan demikian mereka bisa merasa dihargai karena mengambil kepoutusan penetapan waktu secara bersama sama, jadi katakan " kamu boleh bermain selama 30 menit karena setelah itu harus mandi dan pergi ngaji" 
Maka dengan begitu mereka akan tahu batasannya dan berlatih disiplin waktu.


3. BIASAKAN TIDUR TEPAT WAKTU

Beberapa anak memiliki waktu tidur yang tidak berpola. Tapi Kak Verda dan dek zerli sudah punya jadwal tidur yang teratur, baik tidur siang ato pun tidur di malam hari, Jadi mereka sudah tahu ada aturan yang harus dipenuhi, dan mencoba mengendalikan diri untuk tidak melakukan aktivitas lain demi mematuhi jadwal tersebut. Tidur tepat waktu membutuhkan banyak kontrol diri bagi seorang anak untuk tinggal diam-diam di tempat tidur sementara orang tua masih terjaga. Mengatur waktu tidur, menyiapkan hal-hal yang diperlukan esok, sangat berpengaruh pada pola keteraturan anak.


4. KATAKAN DENGAN JELAS APA YANG DI MAKSUD

Jelaskan dengan jelas tentang batas yang di maksud. Sebagai contoh, katakan hal yang spesifik, misalkan jam berapa bunda ingin anak untuk ada di rumah. Katakan “jam 11” bukan “Jangan terlambat.”

Dan Sebagai orang tua, kita harus menjaga anak-anak sehat dan aman. Kita harus membantu anak-anak untuk belajar bergaul dengan orang lain. Dan kita harus tetap berpegang pada apa yang kita percaya. Jelaskan alasan kita untuk mengatakan tidak. Pastikan anak mengerti alasan kita. Maka mereka pun akan paham alasan kita untuk bilang "tidak"


5. BERI RUTINITAS

Setiap pagi, berikan tugas dan jadwal keluarga untuk memberikan latihan bagi anak-anak belajar tanggung jawab dan disiplin diri. Misalnya bangun pagi jam 5 dan sholat subuh setelah itu merapikan tempat tidur sendiri dan aktivitas lainnya di pagi hari secara lengkap hingga berangkat sekolah, awalnya memang sulit tapi dengan konsistensi dan sabar maka disiplin anak akan terbentuk dari rutinitas sederhana di pagi hari ini. 

Alhamdulillah kak Verda (9) sudah bisa melakukan rutinitas pagi hari dengan baik, tinggal dengan Dek Zerli (7) yang masih perlu banyak latihan displin bangun pagi sendiri, tapi dengan aktivitas lainnya di pagi hari sudah baik, ya tinggal bangun pagi itu yang kadang masih perlu bantuan hihihihi...


6. BERI IMBALAN EDUKATIF

Ketika seorang anak menerima imbalan atas pekerjaan yang dicapai, seperti tanda bintang di dinding atau hal real saat mereka berhasil melakukan disiplin diri dengan baik mereka bisa memilih untuk acara weekend ke tempat sesuai keinginan mereka. Katakan pula kalimat seperti “Kakak kebat ya, bisa bangun pagi sendiri.” atau “Bunda bangga sekali, karena adek mau mengembalikan sepatu ketempatnya” Atau kalimat-kalimat lain yang mengapresiasi terhadap perilaku anak karena telah berhasil melakukan disiplin diri.


Jadi sebenarnya mudah ya Bund, mengajarkan anak Disiplin itu, karena semua itu yang terpenting memang proses dan tentu saja hasil adalah bonus untuk kita sebagai orang tua.

Jadi tetap syemangat ya Bund, dalam mendidik anak anak kita agar tumbuh kembangnya optimal dan menjadi generasi hebat di masa mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbagai Manfaat Susu SGM Yang Menjadi Pilihan Bunda BIjak

Jendela Arlian - Haiii Bund..
Si Kecil sudah rutin minum susu dua kali sehari Bund?
Alhamdulillah ya Bund kalo sudah bisa rutin seperti Zerli juga rutin minum susu SGM Eksplor 5 Plus, Kenapa SGM?
Nah Bunda, kali ini saya mau sharing kenapa saya percaya susu SGM sebagai susunya anak anak yang memang sudah dikonsumsi sejak dari kecil hingga sekarang Zerli berusia 7 tahun
Kebetulan saya juga termasuk salah satu Mombassador SGM Eksplor jadi saya ingin berbagi info tentang susu produksi lokal ini yang notabene telah dipercaya sejak 1965 sebagai produsen susu bayi.
Dan sekarang juga sudah memproduksi Susu Bunda.

Mengapa SGM ? Sarihusada awalnya berdiri dengan nama NV Saridele dengan Pembuatan susu pertama masih berbahan baku kedelai. 
Yogyakarta adalah kota yang dipilih untuk menjadi lokasi pendirian pabrik Sari Husada karena saat itu banyak sumber kedelai di wilayah tersebut.
Dan pada 2012, PT Sari Husada mengubah nama menjadi PT Sarihusada Generasi Mahardhika. Selain misi bisnis, Sarihusad…

Apa Itu Faltering Growth Atau Goncangan Pertumbuhan??? Yuk Bunda Kenali Faktor Dan Cara Menyikapinya...

Jendela Arlian - Bunda, Pernah dengar Faltering Growth??

Semoga anak anak kita mengalami pertumbuhan yang normal dan sesuai umurnya ya Bund... Kali ini saya mau sharing tentang Faltering Growth atau Goncangan Pertumbuhan

Apa itu Faltering Growth atau Goncangan Pertumbuhan? Faltering Growth merupakan kondisi dimana pertumbuhan fisik anak sangat lamban dibandingkan dengan anak seusianya. Faltering Growth biasanya terjadi pada anak umur 0-6 bulan, Proses untuk menjadi seorang yang mengalami kegagalan pertumbuhan dimulai dari dalam rahim hingga anak berusia 2 tahun dengan tanda goncangan pertumbuhan massa tubuh maupun pertumbuhan linier, yang menjurus ke arah penurunan grafik bila dibandingkan dengan baku rujukan pertumbuhan. Anak yang tiga kali penimbangan berturut – turut tidak bertambah berat badannya merupakan tanda-tanda untuk segera mengambil tindakan pencegahan agar berat badan anak tidak berlanjut menurun. Anak balita mengalami pertumbuhan yang sangat pesat sehingga memerlukan zat…

SGM Aktif Susu UHT yang Lengkap Kandungan Nutrisinya

Jendela Arlian - Halooo Bunda..
Si Kecil nya Bunda senang beraktivitas di luar rumah kah Bund?
jangan lupa selalu bekali nutrisinya dengan susu UHT yang mengandung omega 3 dan 6 ya bund, karena beraktivitas diluar itu banyak sekali mengeluarkan energi maka si kecil memerlukan nutrisi yang cukup agar tetap selalu cerdas kreatis, supel dan mandiri.



Sudah tahu kah Bunda SGM kini sudah punya susu UHT yang mempunyai kebaikan susu cair yang bernutrisi tinggi untuk melengkapi nutrisi si Kecil saat beraktivitas di luar ruangan.
Susu UHT tersebut dalam kemasan praktis lho Bund yaitu SGM Aktif adalah Minuman susu cair yang mengadaptasi kebaikan yang sama dengan susu bubuk SGM Eksplor untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil saat beraktivitas di luar rumah susu UHT ini juga mengandung Omega 3 & 6, Vitamin B, Vitamin C dan Zinc, Vitamin D dan Kalsium, serta nutrisi penting lainnya.
Dan SGM Aktif ini hadir dalam 2 rasa yang pastinya jadi favorit Si Kecil yaitu rasa coklat dan stroberi.

J…